HUBUNGAN ANTARA KADAR GULA DARAH DENGAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI RUANG NUSA INDAH RSUD CILEGON TAHUN 2024
Keywords:
Diabetes Melitus Tipe 2, Kadar gula darah, Tekanan darahAbstract
Latar Belakang: Diabetes melitus tipe 2 merupakan penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan hiperglikemia akibat gangguan sekresi dan/atau kerja insulin. Kadar gula darah yang tidak terkontrol dapat memicu berbagai komplikasi, salah satunya makroangiopati yang berkontribusi terhadap terjadinya hipertensi. Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kadar gula darah dengan tekanan darah pada pasien diabetes melitus tipe 2 di Ruang Nusa Indah RSUD Kota Cilegon. Metodologi penelitian: Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh pasien diabetes melitus tipe 2 yang dirawat di Ruang Nusa Indah RSUD Kota Cilegon tahun 2024 sebanyak 512 data rekam medis. Sampel penelitian berjumlah 92 data rekam medis yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square, serta perhitungan odds ratio (OR) untuk mengetahui besar risiko. Hasil penelitian: Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara kadar gula darah dengan tekanan darah pada pasien diabetes melitus tipe 2 dengan nilai p = 0,001 (p < 0,05). Nilai OR = 3,447 menunjukkan bahwa pasien dengan kadar gula darah tidak terkontrol memiliki risiko 3,4 kali lebih besar mengalami tekanan darah tinggi dibandingkan pasien dengan kadar gula darah terkontrol. Simpulan: Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa kadar gula darah berhubungan secara signifikan dengan tekanan darah pada pasien diabetes melitus tipe 2. Pengendalian kadar gula darah sangat penting untuk mencegah terjadinya hipertensi dan komplikasi kardiovaskular pada pasien diabetes.
Downloads
References
American Diabetes Association. (2023). Standards of care in diabetes—2023. Diabetes Care, 46(Suppl. 1), S1–S291. https://doi.org/10.2337/dc23-SINT
Dinas Kesehatan Provinsi Banten. (2021). Profil kesehatan Provinsi Banten tahun 2021. Dinas Kesehatan Provinsi Banten.
Forouhi, N. G., & Wareham, N. J. (2019). Epidemiology of diabetes. Medicine, 47(1), 22–27. https://doi.org/10.1016/j.mpmed.2018.10.004
International Diabetes Federation. (2021). IDF diabetes atlas (10th ed.). International Diabetes Federation.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Laporan nasional Riskesdas 2018. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Profil kesehatan Indonesia tahun 2019. Kementerian Kesehatan RI.
NCD Risk Factor Collaboration. (2021). Worldwide trends in hypertension prevalence and progress in treatment and control. The Lancet, 398(10304), 957–980. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(21)01330-1
Perkumpulan Endokrinologi Indonesia. (2021). Pedoman pengelolaan dan pencegahan diabetes melitus tipe 2 di Indonesia. PB PERKENI.
Setiyorini, E., Wulandari, N. A., & Efyuwinta, A. (2018). Hubungan kadar gula darah dengan tekanan darah pada lansia penderita diabetes melitus tipe 2. Jurnal Ners dan Kebidanan, 5(2), 163–171. https://doi.org/10.26699/jnk.v5i2.163-171
World Health Organization. (2021). Hypertension fact sheet. World Health Organization.
World Health Organization. (2023). Diabetes fact sheet. World Health Organization.
Zheng, Y., Ley, S. H., & Hu, F. B. (2018). Global aetiology and epidemiology of type 2 diabetes mellitus and its complications. Nature Reviews Endocrinology, 14(2), 88–98. https://doi.org/10.1038/nrendo.2017.151
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Riset Ilmu Kesehatan (JRIKES)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

