GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP KELUARGA PASIEN TENTANG CUCI TANGAN DI RUANG HCU RSUD CILEGON TAHUN 2024

Authors

  • Nerli Adria Sinabutar Universitas Ichsan Satya Author
  • Faidah Universitas Ichsan Satya Author
  • Suzanna Fabella Putri Universitas Ichsan Satya Author

Keywords:

pengetahuan, sikap, cuci tangan, keluarga

Abstract

Data dari World Health Organization (WHO) sekitar 3-21% atau rata-rata 9% mengalami kejadian infeksi nosokomial, infeksi nosocomial di Dunia mencapai 9 juta dari 190 juta pasien yang dirawat di Rumah Sakit. Praktik cuci tangan merupakan komponen esensial dalam upaya pencegahan infeksi nosokomial, terutama di ruang perawatan intensif seperti High Care Unit (HCU). Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat pengetahuan dan sikap keluarga pasien terhadap pentingnya cuci tangan di ruang HCU RSUD Cilegon pada tahun 2024. Penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan partisipan yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data diperoleh dari kuesioner yang memuat pertanyaan terkait pengetahuan dan pernyataan sikap keluarga pasien. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan yang baik tentang cuci tangan dan menunjukkan sikap yang positif terhadap pelaksanaannya, meskipun masih terdapat kekurangan dalam penerapan kebiasaan cuci tangan yang benar. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa pengetahuan dan sikap keluarga pasien berperan penting dalam meningkatkan kepatuhan terhadap praktik cuci tangan. Diharapkan temuan ini dapat mendukung program edukasi dan pelatihan guna memperkuat pencegahan infeksi nosokomial di lingkungan rumah sakit, khususnya di ruang HCU.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abubakar, N. (2017). Pengetahuan Dan Sikap Keluarga Pasien Rawat Inap RumahSakit Haji Surabaya Terhadap Pencegahan Infeksi Nosokomial. Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo, 3(2), 178.https://doi.org/10.29241/jmk.v3i1.79.

Ather, H., Khan & Shabnum, S. (2020). Knowledge and Compliance Toward Standard Precaution Among Health Care Workers at Bahria International. Journal of Social Sciences and Management, 7(1).

Awal, R., & Masa, D. I. (2022). Hubungan Penyediaan Fasilitas Dengan Perilaku Cuci Tangan Pada Remaja Awal Di Masa Pandemik Covid-19. Jurnal Penelitian Keperawatan Kontemporer, 16, 123–129.

Budiman & Riyanto. (2014). Kapita Selekta Kuesioner: Pengetahuan dan Sikap dalam Penelitian. Jakarta: Salemba Medika.

Dahlan, S. (2013). Besar Sampel dan Cara Pengambilan Sampel.Jakarta: SalembaMedika.

Dharma, E., Jurnal, J., Masyarakat, P., & Pagedangan, K. (2021). Pengaruh Pendidikan Hand Hygiene Terhadap Perilaku Cuci Tangan Enam Tahap Pada Keluarga Pasien Di Unit Rawat Inap Rumah Sakit dr. Sitanala Tangerang. Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat, 5(1), 43–51.

Idris, H. (2022). Hand Hygiene Panduan Bagi Petugas Kesehatan. Jakarta: Kencana.

Irawan, E. (2022). Hubungan Tingkat Pengetahuan Keluarga Pasien Dengan Perilaku Cuci Tangan Di Rumah Sakit. Jurnal Keperawatan BSI, 10(1), 112–121.

Abubakar, N. (2017). Pengetahuan Dan Sikap Keluarga Pasien Rawat Inap RumahSakit Haji Surabaya Terhadap Pencegahan Infeksi Nosokomial. Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo, 3(2), 178.https://doi.org/10.29241/jmk.v3i1.79.

Budiman & Riyanto. (2014). pita Selekta Kuesioner: Pengetahuan dan sikap dalam Penelitian. Jakarta: Salemba Medika. kusumawardani, R., Nevita, & Zakiah, M. (2017). Gambaran pengetahuan Dan Perilaku Cuci Tangan Pada Pegawai Rumah sakit Pendidikan Universitas Tanjungpura Pontianak Tahun 2017. Jurnal Mahasiswa PSPD Universitas Tanjungpura.

Mubarak, W. I. (2017). Promosi Kesehatan untuk Kebidanan. Jakarta: Salemba Medika.

Notoatmodjo, S. (2010). Cara Memperoleh Pengetahuan. Jakarta: Rineka Cipta. Notoatmodjo, S. (2010). Promosi Kesehatan: Teori dan Aplikasi (Edisi Revisi). Jakarta: Rineka Cipta.

Notoatmodjo, S. (2014). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Notoatmodjo, S. (2017). Metodologi Penelitian Kesehatan. PT. Jakarta: Rineka Cipta.

Purbaningrum, S. A., Setiyarini, S., Kusumawati, H. I., & Yanura, E. (2021). Gambaran Persepsi dan Pengetahuan Kebersihan Tangan Pada Pengunjung Intensive Care Unit Rumah Sakit Akademik Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Jurnal Keperawatan Klinis Dan Komunitas, 5(2), 91–101.

Rabbani, I. S. (2014). Hubungan Pengetahuan Terhadap Perilaku Cuci Tangan Petugas Kesehatan diBagian Ilmu Kesehatan Anak BLU RSUP Prof Dr RDKandou Manado. Jurnal Keperawatan, 2(1).

Randan, J. R., & Sihombing, R. M. (2020). Tingkat Pengetahuan dengan Perilaku Mencuci Tangan Pengunjung di Satu Rumah Sakit Swasta Indonesia Tengah. Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia, 10(03), 118–124. https://doi.org/10.33221/jiiki.v10i03.588.

Rundiyati, E. (2015). Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Perilaku CuciTangan Perawat Raung Intensive di RSUD Taman Husada Bontang. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah.

Saryono. (2011). Metodologi Penelitian Keperawatan. Purwokerto: UPT. Percetakan dan Penerbitan UNSOED.

Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Kombinasi (mixed metods).Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Downloads

Published

2025-07-31

How to Cite

GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP KELUARGA PASIEN TENTANG CUCI TANGAN DI RUANG HCU RSUD CILEGON TAHUN 2024. (2025). Jurnal Riset Ilmu Kesehatan (JRIKES), 1(1), 25-31. https://journal.universitasichsansatya.ac.id/index.php/JRIKES/article/view/20