PENINGKATAN PENGETAHUAN LANSIA DALAM PENGENDALIAN HIPERTENSI UNTUK KUALITAS HIDUP
Keywords:
Hipertensi, Lansia, Pengendalian tekanan darah, Edukasi kesehatan, Kualitas HidupAbstract
Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang paling banyak terjadi pada lansia dan sering tidak menimbulkan gejala sehingga meningkatkan risiko komplikasi serius seperti stroke, penyakit jantung, dan gagal ginjal. Rendahnya pengetahuan mengenai pencegahan dan pengendalian hipertensi menjadi faktor penyebab tidak terkontrolnya tekanan darah pada kelompok lanjut usia. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan lansia mengenai pencegahan dan manajemen hipertensi guna mendukung peningkatan kualitas hidup. Kegiatan melibatkan 20 lansia melalui penyuluhan kesehatan terstruktur, diskusi interaktif, serta pemeriksaan tekanan darah. Pengukuran pengetahuan dilakukan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan setelah intervensi diberikan. Proporsi lansia dengan kategori pengetahuan baik meningkat dari 15% menjadi 75%, sedangkan kategori kurang menurun dari 50% menjadi 5%. Lansia menunjukkan pemahaman yang lebih baik mengenai batas tekanan darah normal, faktor risiko, diet rendah garam, aktivitas fisik, kepatuhan minum obat, serta deteksi dini hipertensi. Edukasi kesehatan terstruktur terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran dan kemampuan pengelolaan hipertensi secara mandiri pada lansia.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JURNAL INOVASI PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA (JIPMI)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


