UPAYA DETEKSI DINI FAKTOR RISIKO PENYAKIT TIDAK MENULAR MELALUI SKRINING KESEHATAN GRATIS DI DESA PANAGAN, KECAMATAN CIDAHU, KABUPATEN SUKABUMI, TAHUN 2026
DOI:
https://doi.org/10.63448/hdqeq418Kata Kunci:
penyakit tidak menular, deteksi dini, skrining kesehatan, hipertensi;, pengabdian kepada masyarakatAbstrak
Penyakit tidak menular (PTM) dapat berkembang tanpa gejala yang nyata sehingga skrining berbasis komunitas diperlukan untuk mengenali indikator risiko secara dini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menggambarkan pengalaman pemeriksaan sebelumnya dan hasil skrining kesehatan warga Desa Panagan, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, tahun 2026. Kegiatan diikuti oleh 41 peserta yang seluruhnya disertakan dalam analisis deskriptif. Pemeriksaan meliputi tekanan darah, asam urat, gula darah sewaktu, dan kolesterol total menggunakan alat portabel. Pengalaman pemeriksaan sebelumnya diperoleh melalui pretest singkat. Sebanyak 11 peserta (26,8%) memiliki tekanan darah dalam kategori hipertensi, 21 peserta (51,2%) memiliki tekanan darah meningkat, enam peserta (14,6%) memiliki kadar asam urat tinggi, empat peserta (9,8%) memiliki kolesterol total ≥200 mg/dL, dan tujuh peserta (17,1%) memiliki gula darah sewaktu meningkat. Sebanyak 19 peserta (46,3%) memiliki sedikitnya satu indikator di luar batas skrining. Skrining komunitas membantu mengidentifikasi warga yang memerlukan evaluasi lanjutan. Pemeriksaan berkala, edukasi individual, serta tindak lanjut di layanan kesehatan primer direkomendasikan. Hasil skrining tidak dapat digunakan sebagai diagnosis klinis.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal inovasi pengabdian Masyarakat Indonesia (JIPMI)

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.