PEMBERDAYAAN KELUARGA DALAM PENCEGAHAN DAN DETEKSI DINI PENYAKIT TIDAK MENULAR
DOI:
https://doi.org/10.63448/9fbjve67Kata Kunci:
penyakit tidak menular, deteksi dini, keluarga; pemberdayaan masyarakat, pendidikan kesehatan, family centered careAbstrak
Penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes melitus, dan obesitas masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang besar, dan keluarga membentuk kebiasaan sehari-hari yang menentukan
risiko setiap anggotanya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan kemampuan keluarga dalam mencegah serta mendeteksi dini faktor risiko penyakit
tidak menular melalui pendekatan family centered care. Sebanyak 30 orang dewasa dari 12 keluarga di Desa Panagan, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat mengikuti edukasi kesehatan
partisipatif tentang pencegahan dan deteksi dini PTM, praktik pola makan sehat, aktivitas fisik bersama, dan penyusunan komitmen keluarga. Pengetahuan diukur dengan pre-test dan post-test 10 butir dan dianalisis dengan uji t berpasangan. Rerata skor meningkat dari
57,7 menjadi 88,7 (p < 0,001; normalized gain 0,73), dan pengetahuan baik naik dari 16,7% menjadi 90,0%. Seluruh 12 keluarga menghasilkan komitmen tertulis untuk hidup sehat. Skor pengetahuan meningkat segera setelah edukasi dan keluarga terlibat dalam
penyusunan komitmen. Pemantauan lanjutan diperlukan untuk menilai retensi pengetahuan dan pelaksanaan komitmen; desain tanpa pembanding membatasi interpretasi kausal
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal inovasi pengabdian Masyarakat Indonesia (JIPMI)

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.